Memahami eSport: Bermain Game sebagai Sebuah Cabang Olahraga

GCUBE Memahami eSport: Bermain Game sebagai Sebuah Cabang Olahraga

40 tahun lalu, orang tidak akan menyangka bahwa kegiatan bermain anak maupun dewasa akan bertumpu pada sebuah “cermin hitam”. Perkembangan teknologi mendorong modernisasi aminasi dan perangkat keras.

Tidak bisa dipungkiri, perangkat keras seperti smartphone dan komputer atau laptop menjadi kebutuhan kita. Hal tersebut juga mendorong orang-orang untuk percaya kalau hiburan juga harus datang dari perangkat-perangkat tersebut.

Game menjadi solusi. Dengan berbagai genre yang mencetak jutaan judul, kini game bukan lagi sekadar kebutuhan, tapi juga pekerjaan.

Ya, pekerjaan. Para pengembang dan orang-orang bekerja dalam perusahaan game, kemudian mereka yang memberikan tips-trik bermain.

Game Mendobrak Stigma dengan Jadi Bagian dari Olahraga.

Kebutuhan itu juga mengarahkan para pemain game untuk lebih serius menekuni hobi mereka. Keseriusan tersebut yang membawa kita pada eSport, singkatan dari Electronic Sport. Mengutip Telegraph.co.uk, eSport merupakan jenis olahraga yang dilakukan dengan konsol.

Secara sederhananya, bermain game secara kompetitif untuk memenangkan hadiah tertentu. Para pengembang game yang punya ide cemerlang ini mendobrak stigma “game hanya untuk anak-anak”, “game sekadar pengisi waktu luang” serta “game bikin anak malas”.

eSport tidak lagi dimainkan di dalam kamar atau ruang tamu, tapi di panggung besar. Dari anak-anak sampai dewasa, bersaing demi “jadi yang terbaik”.

Semakin populernya eSport, seperti dilaporkan BBC, menjadinya magis bagi game-game untuk membuat update yang lebih baik dan kompetisi dengan hadiah besar.

Kemunculan eSport dipercaya adalah pada 2000, yang dimulai melalui game PC atau komputer. Keahlian seseorang dalam bermain game tidaklah “sia-sia”. Mereka juga jadi idola.

Samai hampir 18 tahun perkembangannya, eSport telah menjamah ke ranah Smartphone.

eSport sebagai Bisnis yang menguntungkan.

Diprediksi pada 2020, bisnis game bisa saja memiliki keuntungan mencapai 1 miliar USD. Angka fantastis ini memang tidaklah main-main. Perhelatan besar yang melibatkan sponsor dan berbagai pihak harusnya punya finansial yang kuat

Bukan hanya itu eSport menjadi magnet bagi para pemain di seluruh dunia, hingga terbentuknya kompetisi yang menjangkau sebuah benua atau bahkan dunia?

ESport harusnya bukan lagi jadi hal yang dikucilkan. Perhatian memang harus diberikan bagi cabang olahraga elektronik ini!

BACA JUGA